Kamis, 19 Maret 2020

Dampak Perubahan Iklim dan Cara Menjaga Lingkungan Agar Tetap Bersih dan Sehat


Dampak Perubahan Iklim dan Cara Menjaga Lingkungan Agar Tetap Bersih dan Sehat

Link Youtube:

Perubahan iklim menyebabkan banyak masalah lingkungan. Hal yang sudah mulai terjadi adalah fenomena es di kutub-kutub bumi meleh yang menyebabkan permukaan air naik sehingga menyebabkan banjir. Ditambah lagi cuaca ekstrim yang belakangan ini sering terjadi. Misalnya saja, musim kemarau yang berkepanjangan, gelombang panas yang meningkatkan suhu udara secara ekstrim dan hujan lebat yang sering sekali terjadi. Kondisi-kondisi ini menimbulkan banyak sekali permasalah lingkungan yang berdampak pada kesehatan manusia.
Di Indonesia yang beriklim tropis ini pada musim kemarau berkepanjangan adalah kondisi yang sangat baik bagi perkembangan bakteri, virus, jamur dan parasit karena kelembaban udara pada musim kemarau cukup tinggi. Mikroorganisme-mikroorganisme tersebut tumbuh dengan sangat subur dan dapat bertahan hidup lebih lama. Kondisi ini menyebabkan penyakit yang berhubungan dengan bakteri dan udara semakin banyak terjadi seperti penyakit kulit akibat jamur. Selain itu, udara yang hangat adalah pertanda bagi bunga untuk melakukan penyerbukan. Umumnya, orang alergi dengan benda-benda kecil seperti serbuk bunga. Sehingga, kondisi ini menyebabkan peningkatan penyakit akibat alergi meningkat.
Perubahan Iklim juga menyebabkan cuaca ekstrim dan sulit ditebak. Di satu wilayah, bisa saja terjadi hujan terus-menerus yang disertai dengan angin kencang dan menyebabkan banjir. Sementara di wilayah lain terjadi kemarau berkepanjangan hingga mengeringkan sawah, ladang dan sumber-sumber air masyarakat. Belum lagi suhu ekstrim yang disebabkan terik matahari dapat membakar kulit.
Cuaca ekstrim seperti hujan kencang yang terjadi terus-menerus akan menyebabkan banjir jika daratan tidak siap menampung limpahan air yang banyak. Kondisi banjir menyebabkan lingkungan kotor dan menjadi lingkungan yang sangat baik bagi sarangga dan nyamuk penyebar penyakit untuk hidup dan bereproduksi. Dengan kondisi seperti ini, kasus penyakit seperti malaria dan demam berdarah dengue akan sangat banyak, sampai pada titik endemik. Sementara kondisi ekstrim lingkungan mempengaruhi daya tubuh manusia sehingga mudah sekali menjadi sakit.



Sedangkan kemarau, akibat peningkatan suhu bumi terus-menerus dapat menyebabkan kebakaran semak dan hutan. Asap yang dihasilkan dari kebakaran sejam dan hutan mencemari udara yang juga berdampak pada kesehatan pernapasan manusia. Dalam kondisi tersebut akan sering ditemukan kasus-kasus seperti Infeksi Pernapasan.


Menjaga lingkungan tetap bersih merupakan hal yang sangat penting. Menjaga lingkungan agar tetap bersih sangatlah mudah sebenarnya, tapi kadang-kadang penerapannya saja yang sangat malas untuk dilakukan. Tapi kalau sering dilakukan itu akan membuat kita terbiasa untuk selalu menjaga lingkungan agar tetap bersih. Apabila sejak dini kita diajarkan oleh orang tua kita tentang arti sebuah hidup yang sehat maka itu akan membuat kita terbiasa menjaga lingkungan agar tetap bersih.

Hal yang terkecil  yang bisa di lakukan adalah dengan membuang sampah pada tempatnya. Lingkungan yang bersih dan nyaman itu akan membuat hati kita terasa damai. Dan dengan menjaga lingkungan agar tetap bersih itu akan membuat kita jauh dari berbagai macam penyakit.’’
Nah, berikut ini ada beberapa cara untuk menerapkan lingkungan yang bersih dan sehat:


1.      Terapkan 3R
Budayakan gaya hidup Reduce, Reuse and Recycle atau biasa dikenal dengan 3R, dari diri kamu. Biasakan untuk mengurangi pemakaian plastik atau bahan-bahan lain yang sulit terurai. Untuk menghemat penggunaan plastik, kamu bisa baca lebih lengkap di artikel lainnya yang membahas diet sampah plastik.Kemudian jangan lupa memanfaatkan barang bekas agar bisa digunakan kembali. Seperti memanfaatkan botol plastik bekas untuk dijadikan pot tanaman. Itu hanya salah satu contoh saja. Masih banyak lagi barang bekas yang bisa digunakan kembali dengan ide kreatifmu!Terakhir, jangan lupa untuk selalu mendaur ulang sampah-sampah yang dapat didaur ulang kembali. 


2.      Membuang sampah pada tempatnya sesuai dengan jenis sampah
Secara garis besar kamu dapat memisahkan sampah menjadi dua jenis, yaitu sampah organik dan anorganik.Siapkanlah dua tempat sampah yang berbeda di rumah yang dikhususkan untuk setiap jenis-jenis sampah. Kalian pasti sudah tahu, sampah organik adalah sampah yang berasal dari alam. Seperti sisa makanan atau daun. Dengan kata lain semua sampah yang dapat terurai dengan mudah adalah sampah organik. Sementara sampah plastik, karet, kaca dan kaleng masuk ke dalam kategori sampah anorganik.

3.      Menghemat penggunaan air
Salah satu kebiasaan yang mungkin sering tidak Anda sadari dapat memberikan kontribusi positif pada lingkungan adalah penghematan air. Persediaan air tanah semakin menipis, bahkan menurut penelitian dari The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) akan terjadi kekuarangan air bersih skala global pada tahun 2030. Dengan menghemat air, Anda tentunya dapat membantu mencegah terjadinya hal tersebut. Jika Anda sudah menanam kebiasaan menutup keran air di rumah, sebaiknya lakukan juga kebiasaan tersebut di tempat-tempat umum. Mungkin terkesan “tidak ada kerjaan”, namun jika bukan Anda yang mulai melakukan perubahan, sumber daya air akan semakin terbuang sia-sia dan menjadi habis.Selain kebiasaan menutup keran setelah tidak digunakan kembali, mungkin Anda bisa mencoba menghemat penggunaan air saat sedang mandi. Semakin lama Anda berada di dalam kamar mandi, maka semakin banyak air bersih yang terbuang. Apalagi saat Anda sedang menggosok gigi, usahakan untuk menutup keran terlebih dahulu jika memang Anda tidak menggunakan airnya. Lakukan langkah sederhana itu secara perlahan agar berdampak positif untuk menjaga lingkungan.

4.      Melakukan penghijauan dengan menanam pohon
Jika Anda memiliki sedikit lahan kosong di rumah, Anda bisa membantu menjaga lingkungan dengan melakukan penghijauan. Selain mencegah efek rumah kaca, manfaat yang bisa Anda rasakan bila melakukan penghijauan adalah mengurangi partikel debu. Penghijauan yang Anda lakukan secara tidak langsung dapat menyelamatkan kondisi lingkungan. Dampak positif lain dari penghijauan yang Anda lakukan, menjadikan lingkungan di sekitar Anda sejuk. Udara bersih yang Anda rasakan setiap pagi membuat pikiran menjadi tenang sehingga mempermudah Anda untuk mencari ide-ide baru.  Jangan sia-siakan sekecil apapun lahan kosong yang Anda miliki, karena dapat bermanfaat bagi kesehatan Anda dan keluarga.

5.      Menggunakan angkutan umum
Serupa dengan bersepeda, menggunakan transportasi umum dapat membantu menurunkan kadar emisi gas yang melayang ke atmosfer bumi. Nggak ada salahnya kok naik transportasi umum kalau kamu lagi nggak lagi terburu-buru. Sederhana kan?



By: Dea Anggraini



Nah itulah beberapa cara yang dapat kita terapkan untuk menjaga lingkungan kita agar tetap bersih dan sehat. Jangan lupan untuk menjaga dan mencintain bumi kita yaa, agar keturunan kita berikutnya dapat merasakan keasrian bumi ini. Semoga bermanfaat ya teman-teman J



Dea Anggraini 
1911211036
Ilmu Kesehatan Masyarakat
Universitas Andalas
Dosen Pengampu: Aulia Rahman, SKM, MKM.




Sumber: 

0 komentar:

Posting Komentar